Kabar Baik Untuk Penderita Impotensi

Kabar Baik Untuk Penderita Impotensi - Sekitar 90 persen dari semua kasus impotensi dapat disembuhkan tanpa tindakan operasi. Penderita impotensi dapat menyembuhkan sendiri penyakitnya dengan konseling, terapi seks, minum ramuan tradisional termasuk kapsul herbal atau dengan perawatan medis sederhana.

 

Data statistik menunjukkan, di kebanyakan negara, kira-kira 5-10 persen pria menderita impotensi. Penyebab utamanya adalah diabetes, problem pembuluh darah, cedera syaraf atau tulang punggung belakang, stress yang berlebihan dan alkohol.

 

Dr. PG Adaikan, peneliti hormone mengatakan bahwa hanya sedikit kasus impotensi yang benar-benar perlu tindakan operasi. ''Sebagian besar kasusnya dapat ditangani dengan cara lain selain operasi.'' Di Indonesai sudah dikenal pengobatan untuk penyakit impotensi, mulai dari jamu sampai refleksi urut.

 

Sejauh ini, penyakit impotensi dipandang tabu oleh masyarakat. Namun, agaknya cara pandang tersebut perlahan-lahan mulai berubah. Jumlah penderita yang sekarang terus terang mengatakan problemnya kian meningkat baik itu kepada Dokter mau pun psikolog.

 

Perkembangan di dunia pengobatan herbal pun terus menggeliat. Hal itu ditunjukkan dengan penemuan-penemuan baru dalam dunia pengobatan, khususnya impotensi. Kinia telah ada kapsul herbal impotensi dari AHN (Asosiasi Herbalis Nusantara) yang bisa Anda gunakan secara aman.

 

Sekrang, untuk Anda penderita impotensi ada banyak pilihan pengobatan. Anda bisa lebih bebas menentukan pengobatan mana yang Anda rasa cocok. Tidak musti dengan tindakan operasi. Demikanlah kabar baik untuk penderita impotensi yang dapat kami share. Semoga bermafaat dan bisa menambah kebahagiaan Anda.

Hubungi Kami

marketing herbal impotensi 1

Marketing 1 - Alfi

081232227444 / 085641034444

infopusat5@gmail.com

 

 

Marketing 2 - Alam

085329990002 / 085726726002

kotakpesan1@gmail.com

 

PIN 762A3824

 

 

081232227444

 

 

Jam kerja kami adalah Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB. Kami libur pada hari minggu dan hari libur nasional.