14 Mitos Dan Fakta Tentang Impotensi

14 Mitos Dan Fakta Tentang Impotensi -  semakin banyaknya pederita impotensi sangat dipengaruhi oleh pengetahun masyarakat tentang impotensi. Di Indonesia, penderita impotensi meningkat dari waktu ke waktu. Hal tersebut banyak diakibatkan oleh beredarnya mitos-mitos sesat tentang impotensi.

 

 

Istri Kecewa gara-gara impotensi

 

Berikut adalah 14 mitos dan fakta tentang impotensi yang perlu Anda ketahui segera:

  1. MITOS: Impotensi adalah hilangnya ketertarikan seks, atau kehilangan tenaga atau mandul. FAKTA: Sebagian pria dengan kesulitan ereksi masih memiliki gairah dan keinginan untuk mendapat orgasme, dan mengalami ejakulasi cairan semen. Impotensi juga tidak memastikan bahwa seseoran menjadi mandul.
  2. MITOS: Pria bisa selalu, dan selalu siap untuk melakukan hubungan seksual. FAKTA: Dalam kehidupan nyata, kelelahan fisik atau berpikir keras mengenai pekerjaan dan keluarga bisa mempengaruhi gairah pria dan kegiatan seksualnya.
  3. MITOS: 'Pria Sejati' tidak mengalami impotensi. FAKTA: Banyak pria pada suatu waktu dalam kehidupannya akan mengalami impotensi. Hal ini dapat muncul seiring petambahan usia, ras atau etnis, perilaku budaya dan kebiasaan serta keyakinannya.
  4. MITOS: Impotensi adalah masalah pribadi. FAKTA: Impotensi sesungguhnya sering terjadi pada siapapun. Menurut American Medical Association, 10% dari pria mengalami impotensi yang menetap
  5. MITOS: impotensi adalah lumrah dalam proses penuaan. FAKTA: Impotensi tidak harus dianggap sebagai hal yang normal untuk semua pria usia berapapun. Bagaimanapun, impotensi juga kerap terjadi pada pria yang berusia muda.
  6. MITOS: Impotensi hanya merupakan permasalahan psikis. FAKTA: Sekalipun impotensi memiliki penyebab psikologis, misalnya karena cemas, stres, perasaan bersalah tentang seksual, masalah dalam hubungan, perasaan terhadap pasangan dan depresi, tapi kini diketahui sekitar 80% permasalahan memiliki sebab yang berhubungan dengan masalah fisik.
  7. MITOS: Impotensi adalah problem fisik semata. FAKTA: Impotensi adalah masalah kompleks, gabungan antara kognitif, perilaku, emosi, sosial dan komponen fisik. Penyebab utama impotensi adalah fisik dan psikologis.
  8. MITOS: Impotensi akan berlalu. FAKTA: Impotensi adalah persoalan medis dengan solusi pengobatan. Sama halnya dengan terapi yang harus diterima untuk mengobati kondisi seperti tekanan darah tinggi, impotensi juga harus diobati. Bila dibiarkan dapat menimbulkan konsekuensi psikologis, termasuk perasaan malu, kehilangan atau minder.
  9. MITOS: Impotensi tidak berpengaruh pada kesehatan dan mulai belajar menerima kondisi tersebut. FAKTA: impotensi bisa menjadi sumber stres emosi yang mengarah pada minder, kehilangan atau menurunkan rasa percaya diri, kecemasan, dan depresi.
  10. MITOS: Impotensi hanya mempengaruhi pria. FAKTA: Jika impotensi tidak diatasi dengan seksama, pasangan dalam berhubungan juga akan merasakannya. Kecenderungan untuk menghindari kontak seksual seringkali menyebabkan pasangan merasa tidak lagi dicintai, tidak diinginkan dan tidak menarik lagi.
  11. MITOS: Pria harus mengunjungi dokter berulang kali sebelum akhirnya memulai terapi. FAKTA: Dalam beberapa kasus, konsultasi tunggal mungkin merupakan hal yang terjadi pada pria yang langsung memulai terapi atas kasus impotensi yang dialaminya.
  12. MITOS: Tidak ada gunanya mencari pengobatan karena impotensi tidak mudah diobati. FAKTA: Pada sebagian besar kasus, impotensi bisa secara sukses diobati. Karena itu penting untuk para pria mencari pertolongan dokter, sehingga mereka bisa menolong diri sendiri, pasangan dan menyelamatkan hubungan dari kegagalan.
  13. MITOS: Mencari pertolongan untuk kesulitan ereksi meliputi tes yang memalukan dan tidak nyaman. FAKTA: Meskipun seringkali memalukan untuk pria membicarakan masalah seksual dengan dokternya, mencari pertolongan untuk impotensi bisa cukup bermanfaat. Dokter biasanya melaksanakan sejarah kesehatan seiring sejarah seksual, dan akan menanyakan beberapa hal terkait gaya hidup. Hanya beberapa pemeriksaan standar kesehatan yang biasanya dibutuhkan, seperti tes laboratorium darah dan urin. Tes ini membantu mengidentifikasi beberapa kasus medis yang mungkin membutuhkan terapi.
  14. MITOS: impotensi hanya bisa dialami oleh pria. FAKTA: impotensi jua bisa dialami oleh wanita.

 

Demikianlah artikel tentang 14 mitos dan fakta tentang impotensi. Semoga member manfaat bagi Anda dan kita semua.

Hubungi Kami

marketing herbal impotensi 1

Marketing 1 - Alfi

081232227444 / 085641034444

infopusat5@gmail.com

 

 

Marketing 2 - Alam

085329990002 / 085726726002

kotakpesan1@gmail.com

 

PIN 762A3824

 

 

081232227444

 

 

Jam kerja kami adalah Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB. Kami libur pada hari minggu dan hari libur nasional.